Indonesia Statistics

Indonesia
25,773
Confirmed
Updated on 30/05/2020 11:28 pm
Indonesia
7,015
Recovered
Updated on 30/05/2020 11:28 pm
Indonesia
1,573
Deaths
Updated on 30/05/2020 11:28 pm

Indonesia Statistics

Indonesia
25,773
Confirmed
Updated on 30/05/2020 11:28 pm
Indonesia
7,015
Recovered
Updated on 30/05/2020 11:28 pm
Indonesia
1,573
Deaths
Updated on 30/05/2020 11:28 pm

Cukuplah Allah Sebagai Penjamin dan Saksi Bagiku

Kenapa Allah Tidak Membuat Semua Manusia Menjadi Muslim? Dr. Zakir Naik Menjawab

Melanjutkan pertanyaan Yoko kepada Dr. Zakir Naik yang telah ditulis pada artikel sebelumnya (baca: Apakah Perjalanan Isra' Mi'raj Adalah Kisah Bohong?), wanita Jepang ateis...

Dr. Zakir Naik Menjawab Pertanyaan Cerdas Pemuda Ateis

Siapa yang tidak kenal dengan Dr. Zakir Naik? Ulama perbandingan agama asal India ini lagi-lagi memukau penonton dengan pengetahuannya yang luar biasa tentang ilmu sains....

Dr. Zakir Naik Mendapat 2 Pertanyaan dari Pria Mualaf

Seorang pria muallaf yang baru saja masuk Islam bertanya kepada Dr. Zakir Naik ketika beliau berceramah di Tokyo pada tanggal 7 Oktober 2015. Pria...

Tanggapan Dr. Zakir Naik Mengenai ISIS

Dalam sebuah sesi tanya-jawab ketika Dr. Zakir Naik berada di Tokyo, Jepang, ada sebuah pertanyaan menarik yang diajukan oleh seorang pemuda asal Jepang bernama...

Pandangan Dr. Zakir Naik Tentang Charles Darwin dan Teori Evolusi

Seorang mahasiswa Jepang bernama Takuya Nishikawa, berumur 20 tahun, dan berasal dari Tokyo, bertanya kepada Dr. Zakir Naik tentang apakah manusia benar-benar berevolusi dari...

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki kaum Bani Israil yang hendak meminjam uang sebanyak 1.000 dinar kepada seorang Bani Israil yang lain. Orang yang akan dipinjami uang berkata, “Datangkan kepadaku beberapa saksi untuk menjadi saksi.”

“Cukup hanya Allah subhanahu wa ta’ala sebagai saksi,” jawab orang Bani Israil yang hendak meminjam uang.

“Datangkan kepadaku seseorang sebagai penjamin.”

“Cukup hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai penjamin.”

“Engkau benar.”

Pada waktu yang telah ditentukan, Bani Israil tersebut ingin membayar hutang kepada sahabatnya. Kemudian dia menuju ke laut mencari sebuah kapal yang bisa dia tumpangi dan membawanya ke negeri seberang untuk membayar hutang tersebut. Namun dia tidak menemukan sebuah kapal yang berlayar, dikarenakan cuaca buruk dan gelombang yang besar. Lalu dia mengambil sepotong kayu dan melubanginya, lantas meletakkan uang sejumlah seribu dinar di dalamnya.

Setelah itu dia mengaitkan antara ujung kayu yang satu dengan ujung kayu yang lain hingga rata. Ia membawa kayu itu ke laut. Kemudian dia berkata, “Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui bahwa sesungguhnya aku telah meminjam uang dari fulan sebanyak seribu dinar. Dia memintaku mendatangkan seseorang sebagai penjamin, aku mengatakan kepadanya, `Cukup hanya Allah yang menjadi penjaminku.’ Dia pun ridha dengan semua ini demi Engkau. Si fulan juga memintaku untuk mendatangkan seseorang sebagai saksi, lalu aku berkata kepadanya, ‘Cukup hanya Allah sebagai saksi.’ Dia pun ridha dengan semua itu demi Engkau. Aku sudah berusaha untuk mendapatkan sebuah kapal untuk aku antarkan kepadanya uang yang telah dia pinjamkan kepadaku, tetapi aku tidak mendapatkan kapal tersebut, sekarang aku menyerahkan semuanya kepada-Mu.”

Setelah itu dia melemparkan potongan kayu tersebut ke lautan. Lalu dia memandang ke tengah laut untuk mencari seseorang yang berlayar yang bisa mengantarkannya ke negeri seberang.

Sementara itu, lelaki yang meminjamkan uangnya kepada Bani Israil tersebut keluar untuk mencari kayu bakar di tengah lautan, seketika ia mendapatkan potongan kayu yang berisi uang tersebut. la pun membawa potongan kayu itu -yang ia anggap sebagai kayu bakar- untuk diberikan kepada keluarganya. Ketika ia membelah kayu itu, ia mendapatkan uang dinar di dalam kayu itu.

Beberapa waktu kemudian, ketika cuaca sudah membaik, orang yang meminjam uang datang menaiki perahu ke negeri seberang dengan membawa uang sebesar 1.000 dinar, seraya berkata, “Demi Allah aku masih mencari kendaraan untuk membayar piutangmu, namun aku tidak mendapatkan kendaraan itu sebelumnya.”

Orang yang meminjamkan uang itu berkata, “Apakah kamu mengirimkan sesuatu untukku?”

“Bukankah aku telah mengatakan bahwa sebelum keda­tanganku saat ini, aku tidak mendapatkan tumpangan?”

“Sesungguhnya Allah telah membayarkan hutangmu melalui sesuatu yang engkau kirim dalam potongan kayu. Karena itu, bawalah kembali uang dinar yang engkau bawa itu. “[1]

[1] HR. Imam Ahmad (11/348-349), Ibnu Haban (6453), Abu Sa’id An-Nagasy dalam kitab Funuun Al-Ajaa’ib (76).

Sumber: Buku “Wujudkan Impian Anda Dengan Do’a”, Syaikh Majdi Muhammad asy-Syahawi, Penerbit an-Naba Solo. Dipublikasikan kembali oleh kisahislam.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Medan Jihad

Para sejarahwan dan ilmuan sirah menuturkan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq ikut bersama-sama Rasulullah dalam Perang Badar dan dalam berbagai pertempuran semuanya, tanpa pernah absen...

Meninggalnya Rasulullah dan Sikap Saqifah Bani Sa’idah

Meninggalnya Rasulullah Sesungguhnya ruh yang suci, bersih, dan jernih mampu menangkap sebagian hal yang tersembunyi di balik tirai ghaib dengan...

Pasukan Usamah

Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq Merealisasikan Rencana Pengiriman Misi Militer yang Dipimpin Oleh Usamah Negara Romawi adalah salah satu dari dua...

Artikel Terkait

Penaklukan Irak

Strategi Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam Penaklukan Irak Tidak berselang lama setelah selesai perang terhadap orang-orang yang murtad dan...

Kehidupan Umar dan Masanya

Sesungguhnya pembicaraan tentang kehidupan Umar dan masanya lebih luas untuk dikaji dalam satu disertasi, terlebih dalam sub kajian dalam pasal pengantar seperti...

Pelajaran, Kesimpulan, dan Faidah dari Perang Menumpas Orang-orang Murtad

Terwujudnya Syarat-syarat Kejayaan Umat, Sebab-sebabnya, Pengaruh Syariat Allah dan Sifat-sifat Mujahidin a. Terwujudnya Syarat-syarat Kejayaan Umat