Indonesia Statistics

Indonesia
76,981
Confirmed
Updated on 14/07/2020 5:09 am
Indonesia
36,689
Recovered
Updated on 14/07/2020 5:09 am
Indonesia
3,656
Deaths
Updated on 14/07/2020 5:09 am

Indonesia Statistics

Indonesia
76,981
Confirmed
Updated on 14/07/2020 5:09 am
Indonesia
36,689
Recovered
Updated on 14/07/2020 5:09 am
Indonesia
3,656
Deaths
Updated on 14/07/2020 5:09 am

Kisah Seorang Ayah dan Putranya

Kenapa Allah Tidak Membuat Semua Manusia Menjadi Muslim? Dr. Zakir Naik Menjawab

Melanjutkan pertanyaan Yoko kepada Dr. Zakir Naik yang telah ditulis pada artikel sebelumnya (baca: Apakah Perjalanan Isra' Mi'raj Adalah Kisah Bohong?), wanita Jepang ateis...

Pandangan Dr. Zakir Naik Tentang Charles Darwin dan Teori Evolusi

Seorang mahasiswa Jepang bernama Takuya Nishikawa, berumur 20 tahun, dan berasal dari Tokyo, bertanya kepada Dr. Zakir Naik tentang apakah manusia benar-benar berevolusi dari...

Apakah Al-Qur’an Melarang Penggunaan Senjata Nuklir? Dr. Zakir Naik Menjawab

Pada saat Dr. Zakir Naik berceramah di Jepang tanggal 8 November 2015 yang lalu, ada sebuah pertanyaan unik yang diajukan oleh seorang guru asal...

Dr. Zakir Naik Jelaskan Mengapa Daging Babi Haram Pada Dokter Jepang

Seorang gadis asal Jepang bernama Mamoko Suzuki yang berprofesi sebagai dokter bertanya kepada Dr. Zakir Naik mengenai alasan dibalik pengharaman daging babi dan meminta...

Pandangan Dr. Zakir Naik Tentang Konfusianisme

Seorang pemuda Korea yang bekerja pada biro perjalanan bertanya kepada Dr. Zakir Naik. Nama pemuda Korea itu adalah Kim. Sebagai seorang penganut Konfusianisme, dia...

Pada suatu malam, ada seorang ayah yang duduk bersama anaknya di bangku taman. Sang ayah berkata kepada anaknya sembari tangannya menunjuk ke arah bintang-bintang yang menghiasi langit malam, “Wahai anakku, ada banyak cahaya berkerlap-kerlip di langit yang begitu indah. Cahaya apakah itu?”

Putranya pun memaklumi pertanyaan ayahnya karena beliau memang sudah tua, rambutnya sudah memutih, rambut-rambutnya pun sudah mulai rontok. Guratan-guratan di wajah sang ayah mencerminkan bahwa usia telah memakan masa mudanya. Dan biasanya orang kalau sudah tua, maka sifatnya pun berubah menjadi seperti anak-anak lagi. Jadi dia berkata kepada ayahnya “Ya ayah, itu adalah sebuah bintang.”

Beberapa menit berlalu dan ayahnya menoleh ke anaknya lagi sembari berkata “Wahai anakku, cahaya di langit itu tampak indah, apakah itu?” Putranya melihat ke ayahnya lagi dan berkata “Ayah, sudah kukatakan, itu adalah bintang.” Anaknya bergumam dalam hati “Ah, namanya juga ayahku sudah agak pikun, walaupun kadang menjengkelkan juga.”

Kemudian beberapa menit berlalu. Kemudian ayahnya melihat kepada bintang-bintang lagi, dan berkata kepada anaknya “Wahai anakku, benda apakah yang terang di langit itu?” Dan kali ini anaknya pun merasa kesal. Dia menatap ayahnya dengan marah “Wahai orangtua, apakah kau sudah buta? Sudah kuberitahu itu adalah bintang.”

Air mata mengalir dari mata sang ayah dan dia berkata kepada putranya “Nak, ketika kau masih balita, berapa kali kau bertanya padaku: ‘Ayah apa ini? Ayah apa itu? Tapi tidak sekali pun aku marah padamu. Tidak sekali pun aku menghardikmu. Setiap kali kau bertanya, aku selalu menjawabnya, tapi hari ini aku hanya bertanya kepadamu sebanyak 3 kali dan kau memanggilku dengan sebutan orangtua dan buta.

Menyadari kesalahannya, air mata pun mengalir dari putranya. Dia meminta maaf kepada sang ayah dan berjanji takkan mengulangi perbuatannya lagi.

Moral dari kisah ini:

Kita tidak ingat apa yang orangtua kita lakukan untuk kita. Kita tidak ingat kesukaran yang mereka alami. Hanya ketika kita menjadi dewasa dan menjadi orangtua, barulah kita menyadari sulitnya menjadi orangtua. Seharusnya kita menghormati orangtua kita mengingat begitu banyaknya pengorbanan yang mereka berikan untuk kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baiat Umum dan Pengelolaan Urusan-urusan dalam Negeri

Baiat Umum Setelah pembaiatan terbatas kepada Abu Bakar Ash-Shiddiq di Saqifah Bani Sa’idah, maka pada hari berikutnya Umar bin Al-Khathab...

Pelajaran, Kesimpulan, dan Faidah dari Perang Menumpas Orang-orang Murtad

Terwujudnya Syarat-syarat Kejayaan Umat, Sebab-sebabnya, Pengaruh Syariat Allah dan Sifat-sifat Mujahidin a. Terwujudnya Syarat-syarat Kejayaan Umat

Meninggalnya Rasulullah dan Sikap Saqifah Bani Sa’idah

Meninggalnya Rasulullah Sesungguhnya ruh yang suci, bersih, dan jernih mampu menangkap sebagian hal yang tersembunyi di balik tirai ghaib dengan...

Artikel Terkait

Rezeki

Kewajiban Mencari Harta Halal Setiap orang tentu ingin kehidupan di dunia berjalan normal. Setidaknya ia bisa memenuhi kebutuhan dasarnya...

Bekerja

Mulia dengan Bekerja Dalam sebuah Hadist, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Sebaik-baik manusia di antaramu adalah...

Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf

Pentingnya Sinergi Bank Syariah, Zakat, dan Wakaf Islam menjelaskan tentang instrumen-instrumen keuangan untuk mengatasi masalah-masalah sosial. Kemiskinan dan keterbelakangan...