Indonesia Statistics

Indonesia
25,773
Confirmed
Updated on 31/05/2020 12:30 am
Indonesia
7,015
Recovered
Updated on 31/05/2020 12:30 am
Indonesia
1,573
Deaths
Updated on 31/05/2020 12:30 am

Indonesia Statistics

Indonesia
25,773
Confirmed
Updated on 31/05/2020 12:30 am
Indonesia
7,015
Recovered
Updated on 31/05/2020 12:30 am
Indonesia
1,573
Deaths
Updated on 31/05/2020 12:30 am

Siapa Saja yang Akan Masuk Neraka?

Pandangan Dr. Zakir Naik Tentang Charles Darwin dan Teori Evolusi

Seorang mahasiswa Jepang bernama Takuya Nishikawa, berumur 20 tahun, dan berasal dari Tokyo, bertanya kepada Dr. Zakir Naik tentang apakah manusia benar-benar berevolusi dari...

Apakah Al-Qur’an Melarang Penggunaan Senjata Nuklir? Dr. Zakir Naik Menjawab

Pada saat Dr. Zakir Naik berceramah di Jepang tanggal 8 November 2015 yang lalu, ada sebuah pertanyaan unik yang diajukan oleh seorang guru asal...

Dr. Zakir Naik Menjelaskan Cara Agar Umat Manusia Hidup Harmonis

Pada ceramah Dr. Zakir Naik di Tokyo Jepang tanggal 8 Oktober 2015, saat sesi tanya-jawab, ada seorang pengusaha Korea yang baru mengetahui tentang Islam....

Kenapa Manusia Sering Ditimpa Masalah dalam Hidupnya? | Dr. Zakir Naik Menjawab

Seorang gadis ateis asal Jepang bertanya kepada Dr. Zakir tentang kenapa Tuhan memberikan kesulitan-kesulitan hidup kepada manusia di dunia ini? Lalu bagaimana pandangan seorang...

Dr. Zakir Naik Jelaskan Mengapa Daging Babi Haram Pada Dokter Jepang

Seorang gadis asal Jepang bernama Mamoko Suzuki yang berprofesi sebagai dokter bertanya kepada Dr. Zakir Naik mengenai alasan dibalik pengharaman daging babi dan meminta...

Orang-orang Muslim yang dosanya lebih banyak daripada amal kebaikannya, orang-orang kafir dan musyrik pasti akan dimasukkan ke dalam neraka. Namun perbedaan antara seorang Muslim dengan orang kafir dan musyrik adalah, orang-orang Muslim yang dosanya lebih banyak dibandingkan amal kebaikannya, setelah dibakar dalam neraka untuk sekian lama, maka pada akhirnya dia akan dikeluarkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan dimasukkan ke dalam surga-Nya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam:

Dari Abu Sa’id Al-Khudri, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun penduduk neraka yang mereka menjadi penduduknya, maka mereka tidak akan mati di dalam neraka dan tidak akan hidup. Tetapi orang-orang yang tertimpa siksa neraka dengan sebab dosa-dosa mereka, maka Dia (Allah) akan mematikan mereka. Sehingga apabila mereka telah menjadi arang, diberi izin mendapatkan syafaat. Maka, mereka didatangkan dalam keadaan kelompok-kelompok yang berserakan. Lalu mereka ditebarkan di sungai-sungai surga, kemudian dikatakan, ‘Wahai penduduk surga tuangkan (air) kepada mereka!’ Maka, merekapun tumbuh sebagaimana tumbuhnya biji-bijian yang ada pada tanah yang dibawa aliran air.’” (H.R. Muslim)

Sedangkan untuk orang-orang kafir dan musyrik (orang-orang yang menyekutukan Allah), maka mereka akan kekal di dalam neraka. Hal ini tidak perlu diragukan lagi berdasarkan dalil dari ayat Quran berikut: “Adapun orang-orang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (QS. Al Baqarah: 39)

Al-Qur’an dan hadits juga menyebutkan orang-orang tertentu yang akan masuk neraka. Salah seorang dari mereka adalah Fir’aun yang berkuasa pada zaman Nabi Musa alaihissalam, “Ia (Fir’aun) berjalan di hadapan kaumnya di hari kiamat, lalu menuntun mereka ke dalam neraka…” (Qs. Hud[11]: 98)

Juga termasuk di dalamnya adalah istri-istri Nabi Nuh alaihissalam dan nabi Luth alaihissalam:

“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami, lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suami mereka itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari siksa Allah; dikatakan, “Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk neraka.” (Qs. At-Tahrim[66]: 10)

Abu Lahab dan istrinya juga termasuk ke dalam golongan yang disebutkan secara khusus ini, “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan binasalah ia. Tidaklah bermanfaat baginya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak ia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan begitu pula istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut.” (Qs. Al-Lahab[111]: 1-5)

Anggota lainnya dari golongan ini adalah ‘Amr ibn ‘Amir al-Khuza’i, yang oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam dikatakan akan dikeluarkan seluruh isi perutnya di dalam neraka, [1]juga orang yang membunuh ‘Ammar dan menjarah harta miliknya. Sebuah riwayat dengan sanad yang sahih dikutip dalam Mu’jam ath-Thabarani dari ‘Amr ibn al-‘Ash dan putranya, menyatakan bahwa Rasululullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Orang yang membunuh ‘Ammar dan menjarah harta miliknya akan masuk neraka.” [2]

Golongan Jin yang Kafir Akan Masuk Neraka
Yang kafir di antara golongan jin akan masuk neraka, sama seperti golongan kafir di antara manusia, karena jin harus bertanggung jawab atas perbuatan-perbuatan mereka, sebagaimana halnya manusia. Hal ini sesuai dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Qs. Adz-Dzariyat[51]: 56)

Pada hari kiamat nanti, jin dan manusia akan dihimpun semuanya, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Dan (ingatlah) hari ketika Allah menghimpun mereka semuanya, (dan Allah berfirman), “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia.” (Qs. Al-An’am[6]: 128)

“Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama setan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling jahanam dengan berlutut. Kemudian pasti akan kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.” (Qs. Maryam[19]: 68-70)

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala akan berfirman kepada jin-jin kafir itu: “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu.” (Qs. Al-A’raf[7]: 38)

Kemudian mereka akan dilemparkan ke neraka dengan kepala di bawah, sebagaimana yang difirmankan Allah, “Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat, dan semua bala tentara iblis.” (Qs. Asy-Syu’ara[26]: 94-95)

Dengan demikian, janji Allah bahwa neraka akan dihuni oleh golongan kafir dari jin dan manusia akan ditepati-Nya:

“Dan kata-kata Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.” (Qs. Hud[11]: 119)

“Dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia.” (Qs. Fushshilat[41]: 25)

Referensi: Al-Asyqar, ‘Umar Sulaiman (2001). Surga dan Neraka. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta

[1] Hadits sahih yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, dan Ahmad

[2] Shahih al-Jami’, IV, hal. 110, no. 4170

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hijrah Abu Bakar Ash-Shiddiq ke Madinah Bersama Rasulullah

Kaum kafir Quraisy begitu keras dalam melancarkan teror, intimidasi, dan penindasan terhadap kaum muslimin. Maka, di antara mereka ada yang hijrah ke tanah Habasyah...

Meninggalnya Rasulullah dan Sikap Saqifah Bani Sa’idah

Meninggalnya Rasulullah Sesungguhnya ruh yang suci, bersih, dan jernih mampu menangkap sebagian hal yang tersembunyi di balik tirai ghaib dengan...

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Medan Jihad

Para sejarahwan dan ilmuan sirah menuturkan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq ikut bersama-sama Rasulullah dalam Perang Badar dan dalam berbagai pertempuran semuanya, tanpa pernah absen...

Artikel Terkait

Penaklukan Irak

Strategi Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam Penaklukan Irak Tidak berselang lama setelah selesai perang terhadap orang-orang yang murtad dan...

Kehidupan Umar dan Masanya

Sesungguhnya pembicaraan tentang kehidupan Umar dan masanya lebih luas untuk dikaji dalam satu disertasi, terlebih dalam sub kajian dalam pasal pengantar seperti...

Pelajaran, Kesimpulan, dan Faidah dari Perang Menumpas Orang-orang Murtad

Terwujudnya Syarat-syarat Kejayaan Umat, Sebab-sebabnya, Pengaruh Syariat Allah dan Sifat-sifat Mujahidin a. Terwujudnya Syarat-syarat Kejayaan Umat