Indonesia Statistics

Indonesia
76,981
Confirmed
Updated on 14/07/2020 2:07 am
Indonesia
36,689
Recovered
Updated on 14/07/2020 2:07 am
Indonesia
3,656
Deaths
Updated on 14/07/2020 2:07 am

Indonesia Statistics

Indonesia
76,981
Confirmed
Updated on 14/07/2020 2:07 am
Indonesia
36,689
Recovered
Updated on 14/07/2020 2:07 am
Indonesia
3,656
Deaths
Updated on 14/07/2020 2:07 am

Tariq bin Ziyad Sang Penakluk Andalusia

Pandangan Dr. Zakir Naik Tentang Konfusianisme

Seorang pemuda Korea yang bekerja pada biro perjalanan bertanya kepada Dr. Zakir Naik. Nama pemuda Korea itu adalah Kim. Sebagai seorang penganut Konfusianisme, dia...

Dr. Zakir Naik Jelaskan Mengapa Daging Babi Haram Pada Dokter Jepang

Seorang gadis asal Jepang bernama Mamoko Suzuki yang berprofesi sebagai dokter bertanya kepada Dr. Zakir Naik mengenai alasan dibalik pengharaman daging babi dan meminta...

Kenapa Allah Tidak Membuat Semua Manusia Menjadi Muslim? Dr. Zakir Naik Menjawab

Melanjutkan pertanyaan Yoko kepada Dr. Zakir Naik yang telah ditulis pada artikel sebelumnya (baca: Apakah Perjalanan Isra' Mi'raj Adalah Kisah Bohong?), wanita Jepang ateis...

Tanggapan Dr. Zakir Naik Mengenai ISIS

Dalam sebuah sesi tanya-jawab ketika Dr. Zakir Naik berada di Tokyo, Jepang, ada sebuah pertanyaan menarik yang diajukan oleh seorang pemuda asal Jepang bernama...

Dr. Zakir Naik Menjelaskan Cara Agar Umat Manusia Hidup Harmonis

Pada ceramah Dr. Zakir Naik di Tokyo Jepang tanggal 8 Oktober 2015, saat sesi tanya-jawab, ada seorang pengusaha Korea yang baru mengetahui tentang Islam....

Tariq ibn Ziyad diutus oleh Musa ibn Nusayr pada tahun 711 M sebagai seorang komandan pasukan untuk menaklukkan Andalusia. Prajuritnya berjumlah 12.000 – 17.000 orang. Di tengah-tengah perjalanannya dia memutuskan untuk beristirahat dan tidur. Diriwayatkan ketika dia menyebrangi lautan, yang memisahkan Afrika dari Andalusia, dia bermimpi melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dikelilingi orang-orang Muhajirin dan Anshar. Mereka semua memegang pedang dan panah serta berdiri di sampingnya. Dia juga mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tunjukkan keberanianmu wahai Tariq! Dan capailah hal yang engkau telah ditakdirkan atasnya.” Ketika medengar ini, dia melihat ke sekelilingnya dan melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para Sahabatnya memasuki Andalusia. Tariq langsung terbangun dari tidurnya dengan tersenyum, dan sejak saat itu dia tidak pernah meragukan kemenangan. Tariq bergerak maju menuju sebuah gunung kecil di tengah laut yang di masa kemudian dikenal dengan nama Jabal Tariq (Gunung Tariq). Disini Tariq dan pasukannya bergerak maju menembus kegelapan malam. Kemudian dia membakar kapal-kapal milik pasukannya sendiri dan dengan kobaran semangat untuk menaklukkan Andalusia dia memberitahu pasukannya, “Sekarang aku telah membakar kapal-kapal kita, dan sekarang tidak ada jalan kembali bagi kita. Disini kita akan menaklukkan (Andalusia) atau mati dalam pertempuran.”

Raja pada masa itu, Raja Roderick, mendengar tentang kedatangan pasukan Muslim. Seketika dia langsung menyiapkan pasukannya yang berjumlah sekitar 100.000 personel. Raja Roderick berangkat dengan keyakinan bahwa mereka akan membuat setiap pasukan Arab menjadi tawanannya. Roderick membawa pasukannya menuju Cordoba untuk menyerang Tariq dan pasukannya.

Sebelum pertempuran dimulai, Tariq berpidato yang menggambarkan keberanian, determinasi, dan ideologinya berkenaan dengan kehidupan akhirat. Dalam pidatonya dia juga menyebutkan keinginannya untuk membunuh Raja Roderick dengan tangannya sendiri. Setelah pidatonya yang mengagumkan, Tariq dan pasukannya yang mengenakan sorban putih dan tombak di tangan-tangan mereka bergerak menuju medan pertempuran. Ketika Tariq mencapai medan pertempuran, dia melihat ambisinya dan membidikkan anak panahnya kepada Raja Roderick. Panah itu pun membunuhnya. Dia sekarang telah memenuhi keinginannya dan umat Muslim pun meraih kemenangan. Diriwayatkan bahwa ketika pasukan Kristen lari tunggang-langgang untuk menyelamatkan nyawa mereka, jasad Raja Roderick juga menghilang.

Ketika Tariq dan pasukannya menaklukkan sebagian besar wilayah Spanyol pada 711 – 718 M, yang mayoritasnya terdiri dari orang-orang Moor yang merupakan suku Muslim dari Afrika Utara, mereka langsung menerapkan hukum Islam (syariah) dengan diperintah khalifah. Umat Muslim memerintah dengan hukum syariah selama lebih dari 800 tahun. Meski begitu ketika pemerintah Muslim Spanyol runtuh pada awal 1000 M karena perselisihan di antara kalangan suku Moor, kekhalifahan terpecah menjadi wilayah-wilayah kecil suku Moor dan kota-kota independen. Bukan hanya ini penyebab keruntuhan kekhalifahan yang telah memerintah selama berabad-abad. Hal lain penyebab tumbangnya kekhalifahan adalah karena para pemimpin tidak memerintah menurut hukum Islam dan lebih memilih kehidupan yang tidak Islami.

Di bawah ini adalah petikan dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Abdullah ibn Umar meriwayatkan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendatangi kami dan berkata, ‘Wahai Muhajirin, kalian kemungkinan diuji dengan lima perkara, semoga Allah tidak menjadikan kalian hidup untuk melihatnya; Jika para pemimpin tidak memerintah menurut kitab Allah, kalian harus tahu bahwa ini tidak terjadi tanpa Allah menjadikan mereka berkelompok-kelompok dan membuat mereka saling berselisih.” (Ibn Majah, Kitab al-Fitan, 4019, 2/1332). Dari sini kita dapat melihat bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalamm memiliki pengetahuan tentang masa depan dari Allah subhanahu wa ta’ala dan nubuat beliau pun benar terjadi.

Referensi: haqislam.org

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke ziyad sija Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Musailamah Al-Kadzdzab dan Bani Hanifah

Mengenal Musailamah Dia adalah Musailamah bin Tsumamah bin Kabir bin Hubaib Al-Hanafi Abu Syamah. Dia adalah seorang yang mengaku...

Jihad Abu Bakar Ash-Shiddiq untuk Membungkam Gerakan Kemurtadan

Definisi Murtad Secara Terminologi dan Beberapa Ayat yang Melarang dan Memperingatkan Terhadap Perbuatan Murtad Pengertian murtad secara terminologi

Penaklukan Irak

Strategi Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam Penaklukan Irak Tidak berselang lama setelah selesai perang terhadap orang-orang yang murtad dan...

Artikel Terkait

Rezeki

Kewajiban Mencari Harta Halal Setiap orang tentu ingin kehidupan di dunia berjalan normal. Setidaknya ia bisa memenuhi kebutuhan dasarnya...

Bekerja

Mulia dengan Bekerja Dalam sebuah Hadist, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Sebaik-baik manusia di antaramu adalah...

Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf

Pentingnya Sinergi Bank Syariah, Zakat, dan Wakaf Islam menjelaskan tentang instrumen-instrumen keuangan untuk mengatasi masalah-masalah sosial. Kemiskinan dan keterbelakangan...