Indonesia Statistics

Indonesia
76,981
Confirmed
Updated on 14/07/2020 3:07 am
Indonesia
36,689
Recovered
Updated on 14/07/2020 3:07 am
Indonesia
3,656
Deaths
Updated on 14/07/2020 3:07 am

Indonesia Statistics

Indonesia
76,981
Confirmed
Updated on 14/07/2020 3:07 am
Indonesia
36,689
Recovered
Updated on 14/07/2020 3:07 am
Indonesia
3,656
Deaths
Updated on 14/07/2020 3:07 am

4 Kenikmatan yang Hanya Ada di Surga

Dr. Zakir Naik Menjawab Pertanyaan Cerdas Pemuda Ateis

Siapa yang tidak kenal dengan Dr. Zakir Naik? Ulama perbandingan agama asal India ini lagi-lagi memukau penonton dengan pengetahuannya yang luar biasa tentang ilmu sains....

Apakah Kisah Isra’ Mi’raj Hanya Dongeng Belaka? Dr. Zakir Naik Menjawab

Pada ceramah Dr. Zakir Naik di Tokyo pada bulan Oktober 2015, seorang wanita Jepang ateis bernama Yoko dengan berani mengatakan bahwa Nabi Muhammad shalallahu...

Apakah Al-Qur’an Melarang Penggunaan Senjata Nuklir? Dr. Zakir Naik Menjawab

Pada saat Dr. Zakir Naik berceramah di Jepang tanggal 8 November 2015 yang lalu, ada sebuah pertanyaan unik yang diajukan oleh seorang guru asal...

Dr. Zakir Naik Mendapat 2 Pertanyaan dari Pria Mualaf

Seorang pria muallaf yang baru saja masuk Islam bertanya kepada Dr. Zakir Naik ketika beliau berceramah di Tokyo pada tanggal 7 Oktober 2015. Pria...

Dr. Zakir Naik Jelaskan Mengapa Daging Babi Haram Pada Dokter Jepang

Seorang gadis asal Jepang bernama Mamoko Suzuki yang berprofesi sebagai dokter bertanya kepada Dr. Zakir Naik mengenai alasan dibalik pengharaman daging babi dan meminta...

Diterjemahkan dari artikel pada situs: islamreligion.com

Surga adalah sesuatu yang tidak dapat dipahami manusia sampai mereka masuk ke dalamnya, tapi Allah telah menunjukkan kepada kita sebagian dari kenikmatan surga dalam Quran. Allah menggambarkannya sebagai tempat yang jauh berbeda dengan kehidupan dunia ini, baik dalam sifat dan tujuannya, serta berbagai nikmat yang ada di dalamnya. Allah dalam Quran menjelaskan tentang surga kepada manusia. Surga adalah kenikmatan yang Allah tawarkan kepada manusia, merupakan sebuah karunia yang besar, dan keindahannya tidak terkira. Surga adalah sebuah tempat dimana segala karunia telah diciptakan dengan sempurna dan di mana manusia akan ditawarkan segala sesuatu yang diinginkan jiwa dan hati mereka, tempat dimana kecemasan, kesedihan, dan penyesalan tidak ada lagi. Setiap jenis keindahan dan kenikmatan ada dalam surga dan akan disuguhkan dibalut kesempurnaan yang tak pernah dilihat atau diketahui siapapun sebelumnya. Allah telah menyiapkan surga sebagai hadiah, yang akan ditawarkan hanya kepada orang-orang yang diperkenankan-Nya.

Tapi bagaimanakah sifat dari kenikmatan-kenikmatan dalam surga, dan apa bedanya dengan kenikmatan-kenikmatan yang ada di dunia ini? Mari kita bahas beberapa perbedaan ini.
1. Kebahagiaan dan tidak ada lagi rasa sakit / penderitaan

Sementara orang-orang di dunia ini mendapatkan kesenangan, mereka juga menghadapi banyak musibah dan penderitaan. Jika seseorang menganalisis kehidupan yang dia jalani, dia akan menemukan bahwa jumlah masalah yang dihadapi jauh melebihi kemudahan dan kesenangan yang dirasakannya. Adapun kehidupan dalam surga, tidak pernah ada kesulitan atau penderitaan di dalamnya, dan orang-orang akan hidup dalam sukacita dan kebahagiaan di dalamnya. Semua hal yang menyebabkan kesedihan, rasa sakit, dan penderitaan yang manusia alami di dunia ini tidak ada lagi di dalam surga. Mari kita bahas lebih detil tentang hal ini.

2. Kekayaan

Ketika seseorang memikirkan tentang kesuksessan dalam hidup ini, mereka biasanya membayangkan rumah besar, perhiasan, pakaian mahal, dan mobil mewah; harta yang melimpah dipandang sebagai kunci untuk hidup bahagia. Bagi kebanyakan orang, kesuksesan tak jauh-jauh dari soal harta kekayaan, meskipun hal ini tidak benar. Seberapa seringnya kita melihat orang-orang yang hidup dengan kekayaan melimpah namun kehidupannya tidak tenang atau sengsara, bahkan terkadang mereka ingin melakukan bunuh diri karenanya! Kekayaan adalah sesuatu yang secara naluriah manusia sangat inginkan bagaimana pun caranya. Ketika keinginan ini tidak terpenuhi, hal ini menyebabkan kesedihan dalam diri seseorang. Karena itulah, Allah telah menjanjikan penghuni surga bahwa mereka akan memiliki semua yang mereka inginkan berkenaan dengan kekayaan dan harta benda, baik bagi mereka yang sangat miskin ketika di dunia, dan juga bagi mereka yang hidupnya mapan namun menginginkan lebih lagi. Allah menjelaskan tentang hal ini ketika Dia berfirman:

“Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya.” (Quran 43:71)

“(kepada mereka dikatakan): “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.” (Quran 69:24)

“…dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.” (Quran 18:31)

3. Terbebas dari Penyakit dan Kematian
Salah satu penyebab dari rasa sakit dan penderitaan dalam hidup ini adalah kematian orang yang dicintai dan penyakit, dimana kedua hal ini tidak ada lagi dalam surga. Tidak ada orang yang akan merasakan sakit atau menderita dalam surga. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda tentang para penghuni surga:

“Mereka tidak akan pernah jatuh sakit, membuang ingus, atau meludah.” (Shahih Al-Bukhari)

Tidak ada akan kematian dalam surga. Semua orang akan hidup kekal menikmati kesenangan di dalamnya. Nabi Muhammad mengatakan bahwa seorang penyeru akan berseru ketika manusia memasuki surga:

“Sesungguhnya kalian akan tetap sehat dan tidak pernah sakit lagi, kalian akan tetap hidup dan tidak pernah mati lagi, kalian akan tetap muda dan tidak pernah tua renta lagi, kalian akan terus berbahagia, dan tidak pernah merasa sedih dan menderita lagi.” (Shahih Muslim)

4. Hubungan Sosial yang Baik

Gundah gulana yang dirasakan akibat keretakan dalam hubungan dengan kerabat, kata-kata yang jahat atau menyakitkan, semua itu tidak akan ada lagi dalam surga. Mereka hanya akan mendengar kata-kata yang baik dan damai. Allah berfirman:

“Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.” (Quran 56: 25-26)

Tidak akan ada permusuhan antara satu sama lain atau sakit hati:

“Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka…” (Quran 7:43)

Rasulullah bersabda:

“Tidak akan ada kebencian atau dendam di antara mereka, hati mereka akan menjadi satu, dan mereka memuliakan Allah di pagi dan sore.” (Shahih Al-Bukhari)

Manusia akan memiliki sahabat-sahabat terbaik di surga, yang juga merupakan orang-orang terbaik di dunia:

“Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, orang-orang yang teguh dalam kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya!” (Quran 4:69)

Hati penduduk surga itu bersih, tutur kata mereka tulus dan enak didengar, perbuatan mereka pun baik. Tidak akan ada yang saling menyakiti, membuat jengkel, menyinggung, atau membicarakan hal-hal provokatif di sana, karena surga terbebas dari semua kata-kata dan perbuatan yang tidak berharga. Jika kita membahas semua hal yang menyebabkan kita menderita di dunia ini, tentunya kita tidak akan menemukan satu pun hal itu di surga kelak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Medan Jihad

Para sejarahwan dan ilmuan sirah menuturkan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq ikut bersama-sama Rasulullah dalam Perang Badar dan dalam berbagai pertempuran semuanya, tanpa pernah absen...

Penaklukan Irak

Strategi Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam Penaklukan Irak Tidak berselang lama setelah selesai perang terhadap orang-orang yang murtad dan...

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Tengah Masyarakat Madinah, Beberapa Sifat dan Keutamaannya

Kehidupan Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam masyarakat Madinah penuh dengan nilai-nilai yang bisa menjadi pelajaran, ibrah, dan keteladanan. Kehidupan Abu Bakar Ash-Shiddiq di...

Artikel Terkait

Rezeki

Kewajiban Mencari Harta Halal Setiap orang tentu ingin kehidupan di dunia berjalan normal. Setidaknya ia bisa memenuhi kebutuhan dasarnya...

Bekerja

Mulia dengan Bekerja Dalam sebuah Hadist, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Sebaik-baik manusia di antaramu adalah...

Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf

Pentingnya Sinergi Bank Syariah, Zakat, dan Wakaf Islam menjelaskan tentang instrumen-instrumen keuangan untuk mengatasi masalah-masalah sosial. Kemiskinan dan keterbelakangan...