Indonesia Statistics

Indonesia
80,094
Confirmed
Updated on 15/07/2020 6:21 pm
Indonesia
39,050
Recovered
Updated on 15/07/2020 6:21 pm
Indonesia
3,797
Deaths
Updated on 15/07/2020 6:21 pm

Indonesia Statistics

Indonesia
80,094
Confirmed
Updated on 15/07/2020 6:21 pm
Indonesia
39,050
Recovered
Updated on 15/07/2020 6:21 pm
Indonesia
3,797
Deaths
Updated on 15/07/2020 6:21 pm

Kenapa Setan Dibakar di Neraka Padahal Dia Terbuat dari Api?

Dr. Zakir Naik Jelaskan Mengapa Daging Babi Haram Pada Dokter Jepang

Seorang gadis asal Jepang bernama Mamoko Suzuki yang berprofesi sebagai dokter bertanya kepada Dr. Zakir Naik mengenai alasan dibalik pengharaman daging babi dan meminta...

Dr. Zakir Naik Mendapat 2 Pertanyaan dari Pria Mualaf

Seorang pria muallaf yang baru saja masuk Islam bertanya kepada Dr. Zakir Naik ketika beliau berceramah di Tokyo pada tanggal 7 Oktober 2015. Pria...

Kenapa Allah Tidak Membuat Semua Manusia Menjadi Muslim? Dr. Zakir Naik Menjawab

Melanjutkan pertanyaan Yoko kepada Dr. Zakir Naik yang telah ditulis pada artikel sebelumnya (baca: Apakah Perjalanan Isra' Mi'raj Adalah Kisah Bohong?), wanita Jepang ateis...

Kenapa Manusia Sering Ditimpa Masalah dalam Hidupnya? | Dr. Zakir Naik Menjawab

Seorang gadis ateis asal Jepang bertanya kepada Dr. Zakir tentang kenapa Tuhan memberikan kesulitan-kesulitan hidup kepada manusia di dunia ini? Lalu bagaimana pandangan seorang...

Dr. Zakir Naik Menjawab Pertanyaan Cerdas Pemuda Ateis

Siapa yang tidak kenal dengan Dr. Zakir Naik? Ulama perbandingan agama asal India ini lagi-lagi memukau penonton dengan pengetahuannya yang luar biasa tentang ilmu sains....

Dijawab oleh Ustadz Sigit Pranowo dari eramuslim

Pertanyaan

Jika iblis diciptakan dari api, lalu mengapa dia juga ditempatkan di neraka yang terbuat dari api yang panas? Kalau begitu, apakah iblis tidak akan merasakan panasnya api neraka?

Jawaban

Telah diketahui bahwa Allah swt menciptakan iblis dan jin dari api, sebagaimana disebutkan didalam firman-Nya yang menceritakan tentang iblis:

“Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu aku menyuruhmu?” Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang Dia Engkau ciptakan dari tanah” (QS. Al A’raf : 12)

“Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.” (QS. Al Hijr : 27)

Telah diketahui bahwa Allah swt akan mengadzab iblis dan orang-orang yang bersamanya dengan api neraka, sebagaimana firman-Nya :

“Sesungguhnya aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.” (QS. Shaad : 85)

Telah diketahui pula bahwa adzab tersebut amatlah pedih sehingga merasuk ke dalam tubuh. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan antara tabiat jasad dengan bahan yang digunakan untuk mengadzab. Lantas bagaimana setan merasakan adzab neraka padahal tabiatnya tidaklah berbeda dengan tabiat dzat tersebut karena ia adalah makhluk yang diciptakan dari api?

Maka jawabannya adalah sebagai berikut :

1. Bahwa Allah swt Maha Mampu untuk merubah tabiat setan sehingga bisa merasakan adzab api neraka. Bukankah terkadang setan merubah bentuknya dengan bentuk-bentuk yang tidak seperti tabiatnya, terkadang dia tinggal di suatu tempat, tidur, duduk, mengenakan pakaian-pakaian yang tidak disebutkan nama Allah didalamnya. Ia terkadang menempati rumah-rumah yang tidak disebutkan nama Allah didalamnya ketika para pemiliknya memasuki rumah-rumah mereka, sebagaimana ditunjukkan oleh berbagai hadits Rasul saw namun demikian benda-benda tersebut tidaklah terbakar meskipun bersentuhan dengan setan itu. Disebutkan didalam beberapa riwayat bahwa setan pernah berupaya memalingkan Nabi saw disaat shalatnya, setan itu ingin merusak shalat beliau maka Nabi pun mencekiknya dan tangan beliau saw merasakan dinginnya lidah setan itu. Seandainya setan tetap seperti tabiatnya yang berasal dari api maka ia pasti membakar tangan Rasul saw yang telah menyentuhnya. Nabi Adam as telah diciptakan dari tanah namun dirinya telah dijadikan memiliki berbagai kehususan yang tidak seperti kekhususan sebuah tanah selama ruhnya masih berada didalam tubuhnya. Tidak mungkin pada tubuh manusia ditanam sebuah pohon sebagaimana pohon itu ditanam pada sebidang tanah.

2. Boleh saja bagi Allah swt untuk menjadikan dari jenis api satu jenis lainnya yang lebih kuat dari api yang dipakai untuk menciptakan iblis sehingga dia merasakan adzab api tersebut apabila dirinya dimasukkan kedalamnya. Api itu sendiri memiliki tingkatan yang sebagiannya lebih panas dari sebagian lainnya.

3. Tidak semua adzab yang ada di neraka adalah api yang membakar tubuh dan memberikan kepedihan kepadanya namun ada adzab berupa ular-ular, kalajengking-kalajengking, cambuk-cambuk dari besi yang dipukulkan kepada mereka yang diadzab, didalamnya juga terdapat rantai-rantai panjang dan belenggu-belenggu serta pohon zaqqum, sebagaimana firman Allah swt:

“Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa. (Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang Amat panas.” (QS. Ad Dukhan: 43 – 46)

“Sesungguhnya Dia adalah sebatang pohon yang ke luar dan dasar neraka yang menyala, mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan. Maka Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, Maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.” (QS. Ash Shafat: 64 – 66)

“Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.” (QS. Ash Shafat: 6 – 7)

Jadi bentuk-bentuk adzab itu adalah bermacam-macam sehingga boleh saja bagi Allah swt untuk menimpakan diantara macam-macam itu kepada setan untuk mengadzabnya karena aturan-aturan yang berlaku di akherat berbeda dengan aturan-aturan yang berlaku di dunia. Dan selama Allah swt memutuskan untuk mengadzab setan maka adzab itu akan menimpa mereka dengan cara yang diinginkan-Nya swt.

Yang terpenting bagi kita adalah berupaya agar tidak termasuk kedalam orang-orang yang membantu setan-setan itu. (fatawa al Azhar juz VIII hal 284)

Wallahu A’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Jihad Abu Bakar Ash-Shiddiq untuk Membungkam Gerakan Kemurtadan

Definisi Murtad Secara Terminologi dan Beberapa Ayat yang Melarang dan Memperingatkan Terhadap Perbuatan Murtad Pengertian murtad secara terminologi

Penaklukan Irak

Strategi Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam Penaklukan Irak Tidak berselang lama setelah selesai perang terhadap orang-orang yang murtad dan...

Meninggalnya Rasulullah dan Sikap Saqifah Bani Sa’idah

Meninggalnya Rasulullah Sesungguhnya ruh yang suci, bersih, dan jernih mampu menangkap sebagian hal yang tersembunyi di balik tirai ghaib dengan...

Artikel Terkait

Rezeki

Kewajiban Mencari Harta Halal Setiap orang tentu ingin kehidupan di dunia berjalan normal. Setidaknya ia bisa memenuhi kebutuhan dasarnya...

Bekerja

Mulia dengan Bekerja Dalam sebuah Hadist, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Sebaik-baik manusia di antaramu adalah...

Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf

Pentingnya Sinergi Bank Syariah, Zakat, dan Wakaf Islam menjelaskan tentang instrumen-instrumen keuangan untuk mengatasi masalah-masalah sosial. Kemiskinan dan keterbelakangan...